Selasa, 12 Februari 2013

    Pupung.

Sore hari dikala matahari masih terasa terik aku menatap dia dari kejauhan melewati beberapa bangku.
Teman-teman pandangku tertuju pada seorang gadis aryani, rambutnya yang panjang kulitnya putih, dan sikapnya yang energik sangat aku suka, yaa walaupun suaranya tinggi -_- terasa membelah angkasa sore itu, saat guruk tidak masuk. Aku dekati walau dengan rasa takut di tolak, takut di marah, takut suaranya merusak gendang telingaku.
''Ayo pung kamu bisa kamu bisa !'' bisikku dalam hati akhirnya aku maju di depanya dan berkata
' Aryani nih bukumu tugas puisi sudah aku kerjakan untuk mu'
dan aku pun lari menjauh darinya meninggalkan semua isi hatiku di puisi itu :')

Tiada ulasan:

Catat Ulasan